Minggu, 08 Mei 2022

Seandainya Bikin Blurb Semudah Sim Salabim Abrakadabraaa

Seandainya Bikin Blurb Semudah Sim Salabim Abrakadabraaa


Tadi siang, betapa gembiranya saya melihat notifikasi di telegram. Grup baru sudah dibentuk oleh kakak chief editor, mempertemukan saya sebagai penulis dengan satu rekan editor yang menghandle editing buku solo saya. MasyaAllah, sejak 3 Minggu terakhir belum mendapat kabar, akhirnya hilal kabar baik pun tiba. Buku saya sudah mulai proses editing.



Tiba di tahap akhir. Membuat blurb buku sendiri. Permintaan dari kakak editor, agar saya segera melengkapi naskahnya dengan kata pengantar, blurb, dan profil penulis.


Bagi saya sebagai penulis solo pemula, inilah kali pertamanya harus membuat sinopsis atau sering disebut dengan istilah blurb buku sendiri. Susah susah gampang, lebih banyak susahnya. Cari referensi sana sini, semoga membantu.


Dari sebuah referensi mengatakan, memang sulit membuat blurb. Seberapa menariknya blurb ini, sehingga menjadi ujung tombak seseorang ingin membeli bukunya. 


Ternyata tidak mudah menerbitkan sebuah buku ya, hahaha. 

Perlu berbulan-bulan menulis dan menuangkan ide menjadi sebuah buku. Setelah jadi pun, harus menyusun dan meresume keseluruhan buku itu menjadi sebuah paragraf yang berada di paling belakang cover bukunya. 


Daebak!


Kalau saja bisa sim salabim jadi, hahaha. Pengen tinggal trrriiiiing, sim salabim abrakadabraaa. 


Harapan saya, semoga buku solo perdana "Trik Jitu Agar Anak Lahap" bisa bermanfaat buat para pembacanya. Makin ramai yang baca, makin ramai pula yang merasakan manfaat dari kata per kata, kalimat per kalimatnya. Betul banget deh, yang namanya kebahagian bagi seorang penulis adalah ketika banyak orang mendapatkan manfaat dari buku yang ditulisnya. Semoga Andalah salah satunya. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar